Aktualisasi Diri dan Karakter Tokoh dalam Penulisan Biografi

Penting untuk mengetahui bagaimana Aktualisasi Diri dan Karakter Tokoh dalam Penulisan Biografi. Ini karena dalam menuliskan kisah hidup klien dalam buku biografi sangat berbeda dibanding saat kita menulis buku dengan genre yang lain. Dalam penulisan biografi kita harus bisa menuturkan kisah hidup seseorang sesuai dengan karekternya. Karena itu benar jika ada yang mengatakan bahwa menjadi penulis biografi memang sangat menantang.

Misalnya dalam menanggapi suatu permasalahan yang dihadapi tokoh yang ditulis, jika kita menulis buku selain genre biografi, kita biasanya menguraikannya secara gamblang dan terperinci. Yang biasanya kita lakukan adalah kita memakai berbagai rujukan dari berbagai sumber yang berfungsi unutk mendukung argumen kita. Tujuannya hanya satu, agar argumen kita menjadi lebih kuat, bahkan mungkin kita berharap tidak terbantahkan oleh argumen lainnya.

Tapi dalam menulis biografi hal itu tidak bisa dipakai sepenuhnya. Mengapa? Jawabannya adalah karena penulis biografi yang baik sejatinya hanya boleh melakukan interpretasi pada apa yang dilakukan sang tokoh terhadap masalah , itupun dengan bersumber dari wawancara yang mendetail dengan tokoh. Jadi, tidak boleh ia terlanjur menyampaikan argumentasinya, hingga seakan menyimpulkan sendiri mengapa sikap, tindakan dan perbuatan dilakukan oleh tokoh tanpa meminta keterangan melalui wawancara sebelumnya.

Harus adanya keseimbangan antara Aktualisasi Diri dan Karakter Tokoh dalam Penulisan Biografi ini juga yang menyebabkan penulisan buku biografi bisa memakan waktu yang lebih lama dari penulisan buku lainnya. Karena setiap paparan yang dituliskan oleh seorang penulis biografi bukan seperti paparan penulis buku genre lain yang mendapatkan data dari berbagai sumber lalu mengolahnya. Tidak seperti itu.

Kita harus bisa menyeimbangkan keduanya –aktualisasi diri dan karakter tokoh- dengan lebih proporsional, sehingga setiap pembaca buku biografi tersebut merasa bahwa saat membaca buku mereka seakan sedang bertutur dengan sang tokoh.

Karena itu yang lebih menarik dalam penulisan biografi adalah bagaimana kita menuliskan setiap kata, kalimat, paragraf hingga membentuk naskah yang utuh sebuah buku dengan gaya bahasa dan karakter tokoh. Ini adalah hal yang menarik, karena kita harus menyelami apa yang dialami dan dirasakan oleh tokoh pada setiap perjalanan hidupnya.

Dalam hal ini tentunya pihak keluarga dan kerabat dekat yang intens berhubungan dengan tokoh akan menilai, apakah buku biografi yang kita tulis sudah mencerminkan pribadi dan karakter tokoh tersebut. Jika sudah mencerminkan karakter sang tokoh, maka penulisan biografi tersebut dianggap berhasil, begitu juga sebaliknya. itulah makna pentingnya keseimbangan antara Aktualisasi Diri dan Karakter Tokoh dalam Penulisan Biografi yang harus selalu kita jaga.

Sumber: Penulis Kreatif

Buku Biografi tentang Kegalauan Seorang Einstein

Buku Biografi tentang Kegalauan Seorang Eisntein sebagai seorang ahli fisika bisa jadi tidak banyak diketahui orang lain. Namun saat ini kata galau saat ini sering dipakai untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tidak menentu. Biasanya ini berkaitan dengan hubungan asmara antara dua insan, dan salah satu penyebnya adalah saling bertentangannya pasangan dengan kegemaran atau pekerjaan yang dijalani.

Ternyata hal itu bukan hanya terjadi pada kita, tapi Einstein pun pernah mengalaminya. Cerita ini saya dapatkan di buku biografinya. Enstein yang terkenal jenius itupun mengalami kegalauan saat mencari pasangan hidupnya. Ya, dalam buku biografi Einstein, Kehidupan dan Pengaruhnya bagi Dunia, yang ditulis oleh Walter Isaacson tampak bagaimana seorang Enstein mengalami kegalauan dalam hubungan asmaranya.

Marie Winteleer yang cantik dan disukai oleh orangtua dan seluruh kerabat Enstein membuat sang jenius ini berpikir ulang untuk menjalin hubungan serius dengannya. Ya, sebagai seorang pecinta ilmu yang sering mengklaim dirinya sebagai seorang penyendiri, seakan gaya hidup Einstein bertentangan dengan Winteleer yang penuh gemerlap, mungkin ini juga pengaruh dari keluarganya yang bangsawan.

Namun yang paling mengusik Einstein adalah bagaimana dalam beberapa kali menulis suratnya sang wanita menulis betapa dia tidak sepadan dengan Einstein. Bahkan dalam salah satu suratnya dengan terus terang dia mengatakan bahwa sebagai seorang guru ia merasa terpaksa belajar lagi sebelum mengajar, hanya karena tidak ingin terlihat bodoh di depan para siswanya. Inilah mungkin yang semakin membuat Enstein tidak klop dengan wanita yang selama ini rutin melakukan surat-menyurat dengannya.

Dalam Buku Biografi tentang Kegalauan Seorang Eisntein ini pun diceritakan bahwa rasa galau Einstein kian menjadi saat selanjutnya ia dekat dengan teman sekelasnya, Mileva Maric, seorang wanita keturunan Serbia yang lebih tua tiga tahun dari Einstein. Mileva dikaruniai otak yang cerdas, tapi penampilan fisik yang tidak se-menarik Marie Winteler.

Apa yang ada pada diri Mileva ini merupakan daya tarik bagi seorang Enstein. Keduanya mempunyai karakter yang sama, seorang pembelajar dan penyendiri yang serius. Ini yang membuat Einstein merasa nyaman berada lama dengan kekasih barunya.

Namun apa yang dirasakan Einstein ini tidak diterima dengan tangan terbuka oleh orangtuanya. Mereka menganggap Mileva tidak sepadan dengan Einstein. Karena itulah Einstein harus melakukan berbagai cara untuk meyakinkan orangtuanya akan kelebihan kekasih barunya. Sebagai anak yang menghormati orangtua, Einstein tetap menjaga hubungan baiknya dengan tetap rutin mengunjungi mereka.

Dan pada akhirnya pun ia bisa menikah dengan Mileva Maric, seorang yang pada awalnya tidak diterima di lingkungan keluarganya namun mempunyai peran yang besar pada awal karier Eisnten sebagai ahli fisika bertaraf Internasional. Ini mungkin sulit terjadi jika ia tetap menjalin hubungan dengan kekasih sebelumnya.

Ini adalah bukti kegigihan Einstein dalam memperjuangkan dua hal yang ia cintai; wanita dan pekerjaannya. Dengan caranya sendiri ia bisa mendapatkan apa yang diperjuangkannya itu. Ini juga bisa menjadi pelajaran bagi kita yang mengalaminya, karena tidak jarang seseorang harus dihadapkan dengan dua pilihan; pasangan atau pekerjaan. Dan dalam kasus Einstein, ia termasuk yang beruntung, karena bisa mendapatkan keduanya. Inilah penggalan cerita dari sebuah Buku Biografi tentang Kegalauan Seorang Eisntein.

 

Sumber: Penulis Kreatif

Penulis Biografi TGB

Iklim pesta demokrasi di Indonesia makin meriah dengan adanya Pilkada dan Pilpres yang diadakan secara berurutan, 2018 dan 2019. Ini tentu membawa kebahagian bagi seluruh masyarakat di tanah air yang akan mendapatkan pemimpin baru. Tentunya dengan harapan pemimpin baru nantinya, baik itu incumben atau calon yang baru bisa memberikan kontribusi yang banyak bagi masyarakat yang di pimpinnya. Maka sebagai penulis yang sejak 6 tahun ini fokus melayani jasa penulisan (bukan penulis dari penerbit tertentu) maka wajar jika saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi Penulis Biografi TGB (Tuan Guru Bajang).

www.penulisbiografiindonesia.com - penulis biografi TGB
TGB sebagai calon pemimpin nasional

Beliau yang mempunyai nama asli Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A adalah gubernur kebanggaan masyarakat NTB. Selain pernah meraih penghargaan sebagai Gubernur Termuda dari MURI (Museum Rekor Indonesia) saat pertama menjabat sebagai Gubernur NTB yang masih berusia 36 tahun, dalam dua periode pemerintahannya memimpin Bumi Gora ia juga memberikan banyak prestasi baik tingkat nasional dan internasional.

Banyak pelajaran yang bisa saya dapatkan sebagai Penulis Biografi TGB ini, karena beliau selain sebagai pemimpin daerah, juga mempunyai latarbelakang pendidikan agama yang sangat bagus. Dengan kemampuan menghafal Al Quran pada usia belasan tahun, kapasitas ilmu agamanya makin diakui dengan kemampuannya menyelesaikan kuliah S3 di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir dengan jurusan Tafsir Al Qur’an dengan predikan summa camlaude. Hal inilah yang menyebabkannya pantas untuk disebut Tuan Guru Bajang, bukan karena ia seorang bajang (muda) yang sudah mampu menguasai ilmu agama, tapi lebih dari itu, ia dianggap mampu mengajar tanpa teks (bawa buku) untuk berbagai disiplin ilmu agama, setiap kali mengajar di berbagai tempat.

Nama besar TGB tidak datang serta merta, bak dunia artis yang namanya langsung meroket tanpa tahu darimana asal-usulnya, tapi TGB adalah cucu dari seorang ulama khaismatik NTB yang karena perjuangannya membela tanah air oleh pemerintah diberi gelar Pahlawan Nasional Indonesia, dialah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (Hamzanwadi), seorang ulama yang banyak mewarnai keislaman masyarakat NTB dengan ormas yang dibentuknya, Nahdatul Wathan.

Dari kakeknya inilah TGB banyak belajar tentang agama dan pandangan keislaman, sehingga saat ini ia tetap dengan pandangan Islam moderat-nya. Lalu darimana TGB belajar tentang ilmu birokrasi hingga ia menjadi seorang biriokrat yang berprestasi?

Jawabannya adalah dari ayahnya sendiri, H.M Djalaluddin, S.H seorang birokat yang berlatar belakang keluarga dengan ajaran agama yang kuat, sejak usia mudanya hingga pensiun pernah menduduki berbagai posisi strategis di Pemerintahan Provinsi NTB. Ia adalah birokrat pekerja keras dan jujur. Hasil sentuhannya yang paling dikenang saat ini adalah Bank NTB dan IPDN NTB.

Masa pemerintahan TGB di NTB hampir selesai, tapi rekam jejak yang ia lakukan untuk tanah kelahirannya ini akan selalu di kenang sampai kapan pun. Ia bukan hanya dikenal sebagai pemimpin daerah yang dihormati dari golongannya sendiri, tapi berbagai golongan pun berhasil diraihnya, hingga tidak berlebihan jika ia menyebut bahwa NTB bisa dijadikan contoh untuk laboratorium kerukunan umat beragama. Buktinya, paling bisa dilihat saat diadakannya MTQ ke 26 di Islamic Center, Kota Mataram, dimana banyak dari masyarakat non muslim yang ikut serta menyukseskan acara tersebut sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Itulah sekidit ulasan saya sebagai Penulis Biografi TGB.

Menulis Biografi sebagai Proses Evaluasi Diri

Menulis Biografi sebagai Proses Evaluasi Diri – Kali ini saya akan menjelaskan pernyataan bahwa menulis biografi bisa digunakan sebagai proses evaluasi diri. Sebelumnya kita membahas tentang bagaimana manfaat menulis buku kisah hidup. Kali ini pembahasan kita adalah tentang bagaimana sebuah proses menulis tak ubahnya seperti guru yang mendidik muridnya.

Mungkin ada sebagian dari kita yang menjadi guru, dimana saat kita mengajar siswa, kita sering menganjurkan pada mereka untuk melakukan hal terpuji, yang kadang kita sendiri enggan dan berat melakukannya. Tak berbeda dengan itu, menulis pun kadang hanya berisi anjuran kosong, tanpa kita lebih dulu melakukannya.

Namun haruskah amalan yang baik “seperti mengajar dan menulis- terhenti hanya karena kita belum melaksanakannya? Tidak juga. Dengan tetap melakukan amalan baik tersebut, kita juga bisa tetap menjalankan proses evaluasi diri, melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Kejujuran adalah Awal Segalanya

Dalam buku The Secret of Biografi (Rahasia Menulis Biografi ala Ramadhan K.H)karya Zulfikar Fuad, sang penulis banyak membahas tentang bagaikana kiat-kiat tulisan dalam  mahakarya yang dipersembahkan oleh penulis biografi legendaris Indonesia, Ramadhan, K.H. sebagai gurunya.

Dalam berbagai pembahasan yang menarik itu ia memberikan point penting dari setiap karya Ramadhan KH. Point penting darinya yang dipetik dari seorang penuli sekaliber Ramadhan KH adalah kejujuran sang penulis dalam mengisahkan tokohnya. Jadi sebuah biografi yang ditulis secara jujur sebagaimana yang ada pada tokoh adalah biografi yang bagus.

Ya, kejujuran inilah yang membuat orang menjadi proporsional, tidak berlebihan dalam menggambarkan tokoh besar sekalipun. Toh manusia juga merupakan makhluk Tuhan, jadi jika dalam perjalanan hidupnya ia melakukan kesalahan itu wajar.

Yang menjadi tidak wajar adalah jika sang penulis menggambarkan tokohnya sebagai sosok yang sempurna, bagus dalam segala hal, maka bisa dipastikan tulisan seperti ini hanya membuat para pembaca bosan. Karena buku biografi yang sejatinya memberikan nilai kemanusiaan sang tokoh dengan catatan penulis jujur menulis kisah hidupnya, berubah menjadi buku yang terlalu menyanjung tokohnya bak sinetron di layar kaca.

Memahami proses Menulis Biografi sebagai Proses Evaluasi Diri adalah bagaimana melatih kita untuk senantiasa jujujr dalam menulis. Jujurlah dalam menulis, baru nanti kita bisa menangkap nilai perjalanan sang tokoh; meski ia pernah berbuat salah, akhirnya ia berusaha untuk berubah; meskipun ia pernah hampir menyerah karena dihujani kegagalan, toh akhirnya ia bangkit untuk kesuksesannya.

Dangan kebiasaan menulis jujur dari dalam diri kita juga akan tumbuh rasa optimis menjalani hidup. Sebagaimana proses hidup tokoh yang kita tulis, kita akan tetrinspirasi bahwa setiap perjalanan hidup mempunyai fese yang bisa berubah sesuai usaha kita yang menjalaninya. Dengan kejujuran kita menulis kisah hidup tokoh hal ini akan memberikan cerita yang menarik bagi kita sebagai penulis dan pembaca nantinya saat buku telah selesai ditulis. Itulah manfaat Menulis Biografi sebagai Proses Evaluasi Diri.

 

Sumber: Penulis Kreatif

Manfaat Menulis Buku Kisah Hidup

Saya rasa penting untuk mengetahui Manfaat Menulis Buku Kisah Hidup. Karena kita harus akui bahwa setiap orang mempunyai kisah hidup yang beragam. Maka keberagaman kisajh ini hendaknya bisa menginspirasi setiap orang sekaligus menjadi pembelajaran untuk bisa lebih tegar menjalani hidup di dunia yang penuh warna.

Ya, kisah hhidup manusi memang sangat berwarna. Ada kisah yang mengharu biru, dimana kita sebagai pelakunya merasa sedih, gundah gulana bahkan sampai menitikkan air mata. Namun tidak hanya berjalan seperti itu, ada juga kisah yang menyenangkan. Dimana saat itu kita merasa bahwa seluruh jiwa kita merasa terbang, berbunga-bunga dengan berbagai sebab yang seolah melambungkan diri kita.

Tak kalah penting dengan keduanya adalah kisah perjuangan kita dalam meraih impian dalam hidup. Diman dalam fase ini dirikita tegar bagaikan karang yang tak berubah sedikit pun meski diterjang ombak bertubi-tubi. Kita harus mengakui bahwa semua kisah yang dimiliki tiap orang menarik dan unik.

Setiap orang dalam kesehariannya sering mengenang apa yang telah dilakukannya; semasa ia kecil betapa kedua orang tuanya amat mencintainya, saat beranjak dewasa ia melakukan hal-hal menantang untuk menguji nyalinya, dan di saat yang lain ia harus bekerja keras untuk menyelesaikan kuliahnya, bekerja dan berumah tangga.

Sungguh sayang untuk melewatkan setiap kisah yang kita jalani dengan hanya mengingatnya. Mengapa tidak kita bukukan saja? Itu akan menjadi rekam jejak kehidupan kita, yang senantiasa bisa kita kenang sampai kapan pun.

Manfaat Menulis Buku Kisah Hidup adalah dengan usaha tersebut kita akan berusaha mengingat lagi setiap perjalanan hidup yang pernah kita lewati. Akan banyak pelajaran berharga yang dapat kita petik. Selain itu jika buku tersebut dibaca orang lain; istri, anak, saudara, sahabat dan kerabat Anda itu juga akan memberikan nilai moral dari apa yang telah kita lakukan.

Maka cobalah menulis kisah hidup Anda sendiri. Jika Anda anggap menarik dan berminat untuk mendalaminya, Anda bisa meningkatkan kompetensi Anda di bidang ini. Alhamdulillah saat ini penulis dengan spesifikasi penulisan biografi tidak kalah dengan penulis genre lainnya.

Menulis biografi akan memberikan Anda dua keuntungan. Pertama, Anda akan mendapatkan pelajaran berharga dari buku yang Anda tulis; kisah hidup Anda sendiri atau kisah hidup orang lain. Kedua, fee menulis yang Anda dapatkan yang disesuaikan dengan kualitas tulisan Anda. Inilah Manfaat Menulis Buku Kisah Hidup.

 

Sumber: Penulis Kreatif

Peluang Menarik Menjadi Penulis Autobiografi di Indonesia

Pembahasan kita saat ini adalah Peluang Menarik Menjadi Penulis Autobiografi di Indonesia. Ini adalah kelanjutan dari pembahasan sebelumnya tentang cara cerdas menjadi penulis memoar di Indonesia. Semoga pembahasan tentang peluang yang bisa di dapat dari penulisan autobiografi ini bermanfaat bagi Anda.

Oke, kita mulai pembahasan kita. Sebagaimana yang telah banyak kita ketahui di masyarakat kita banyak tokoh yang mulai bermunculan. Dalam berbagai bidang yang melatarbelakangi kesuksesan mereka, tokoh ini tidak jarang menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

Jika ia seorang pendidik, maka kita bisa memperoleh inspirasi bagaimana ia mendidik siswanya hingga tidak sedikit dari mereka yang menjadi orang sukses dan bermanfaat bagi lingkungannya. Tokoh seperti ini layak untuk ditulis kisah hidupnya. Karena dengan menulisnya Anda turut membantu mengabadikan potret pentingnya pendidikan bagi masyarakat Indonesia secara luas.

Atau jika ia seorang pengusaha, maka kita bisa memperoleh inspirasi tentang bagaimana ia berkutat dengan usaha yang dirintisnya. Perjuangan dari zero to hero oleh seorang pengusaha memang patut menjadi panutan bagi kita dalammenghadapi hidup. Bagaimana ia jatuh bangun dalam usahanya yang mungkin dijalani sendiri pada awalnya hingga kini mampu memberikan sumber penghidupan bagi banyak orang. Dengan menulis kisah hidup tokoh seperti ini tentu saja Anda turut membantu menularkan virus entrepreneurship yang saat ini sedang gencar dilakukan di Indonesia.

Dari dua contoh diatas kita bisa menyimpulkan bahwa menulis kisah hidup seorang dalam bentuk autobiografi masih terbuka lebar di Indonesia. Ya, itu baru dua profesi, padahal ada banyak profesi yang kesemuanya bisa menjadi jalan sukses bagi pelakunya.

Tidak berbeda dengan para tokoh yang akan ditulis tadi, Anda pun yang mempunyai minat dan keahlian menuils juga bisa mendapatkannya. Dan salah satu pilihan unutk sukses menjadi penulis itu adalah menjadi penulis autobiografi. Ya, itulah Peluang Menarik Menjadi Penulis Autobiografi di Indonesia yang bisa Anda pilih sebagai jalan sukses Anda.

Dengan makin banyaknya tokoh sukses yang ada saat ini menjadi peluang bagi Anda untuk menuliskan kisah hidup mereka. Anda bisa belajar kepada seorang penulis biografi secara langsung, melalui bukunya atau blog yang dimilikinya. Ya, kini mulai banyak blog penulisan yang juga membahas tentang cara penulisan biografi. Blog penulisan biografi ini bisa menjadi sarana belajar menulis autobiogarfi bagi Anda secara online.  Itulah Peluang Menarik Menjadi Penulis Autobiografi di Indonesia yang saya bahas kali ini.

 

Penulis: Iwan Wahyudi

Cara Cerdas Menjadi Penulis Memoar Biografi di Indonesia

Ingin tahu Cara Cerdas Menjadi Penulis Memoar Biografi di Indonesia? Berikut sedikit pembahasan dari saya untuk Anda, Semoga dengan pembahasan ini memberi tambahan pengetahuan berarti mengenai makin maraknya penulisan memoar di Negara kita saat ini.

Setelah sebelumnya kita membahas tentang tips menjadi penulis biografi di Indonesia, kali ini kita akan membahas tentang cara cerdas menulis memoar. Memoar sebagai salahsatu jenis buku kisah hidup yang membahas kisah sang tokoh hanya dalam kurun waktu tertentu menjadi pilihan banyak tokoh Indonesia karena kelebihannya mengangkat cerita sang tokoh diman tokoh itu sendiri yang menentukannya.

Ya, tidak seperti buku autobiografi yang bisa jadi banyaknya bahasan pada rentang waktu tertentu di tentukan pada sedikit banyaknya data yang diperoleh penulis, memoar sebaliknya. Karena dengan seorang tokoh menentukan bahwa buku kisah hidup yang ditulis untuknya berupa memoar, maka bisa dipastikania memiliki banyak data tentang kurun waktu yang ingin ia tulis.

Misalnya seorang pejabat pemerintahan ingin kisahnya sebagai pejabat dijadikan memoar, maka sudah pasti ia memiliki banyak data dan kisah hidup yang menarik yang siap di bukukan dalam bentuk memoar. Data ini bisa berupa segala hal yang mendukung ceritanya, sehingga pembaca bukan hanya yakin, tapi merasa tidak bosan membaca buiku memoar tersebut karena adanya berbagai data pelengkap penulisan, berupa foto, penghargaan atau data pelengkap lainnya.

Karena itu Cara Cerdas Menjadi Penulis Memoar Biografi di Indonesia adalah bagaimana seorang penulis memoar di Indonesia mampu memaksimalkan penulisan tokoh Indonesia tersebut dengan lengkapnya data yang telah diperolehnya. Ya, data yang ada ini bukan hanya untuk menunjukkan bahwa sang tokoh berhasil atau telah mencapai sebuah prestasi tertentu, tapi dari sisi penulis semua yang ada tersebut seharusnya bisa menjadi inspirasi baginya untuk menuliskan kisah hidup tokoh dengan cara lebih detai dan menarik.

Seorang penulis memoar juga harus bisa menjaga data yang diperoleh dari sang tokoh ini jangan sampai rusak atau hilang. Ini adalah tanggung jawab seorang penulis memoar pada kliennya yang tidak boleh diabaikan. Karena data itu bukan hanya berharga bagi klien namun juga besar manfaatnya dalam penulisan sebuah memoar tokoh.

Cara cerdas lainnya yang bisa dilakukan oleh seorang penulis memoar adalah bagaimana ia bisa mengklasifikasikan data yeng diperoleh sehingga mampu memberikan gambaran bagaimana penulisan memoar itu sebaiknya dikerjakan. Cara ii bisa memberikan efisiensi kerja bagi Anda sehingga proses penulisan memoar bisa selesai tepat waktu sesuai permintaan tokoh yang Anda tulis atau klien Anda. Itulah beberapa Cara Cerdas Menjadi Penulis Memoar Biografi di Indonesia yang saya bahas pada kesempatan ini.

 

 

Tips Menjadi Penulis Biografi di Indonesia

Kali ini saya akan memberikan Tips Menjadi Penulis Biografi di Indonesia. Saya kira pembahasan ini penting, karena banyaknya tawaran kepada para penulis muda yang mungkin sebelumnya belum banyak mengenal penulisan biografi. Jadi tidak ada salahnya jika pada kesempatan ini kita bahas bersama.

Menjadi penulis biografi di Indonesia merupakan kemungkinan yang bisa terjadi bagi Anda yang memang mempunyai minat menulis. Karena kebutuhan orang Indonesia saat ini pada buku biografi mulai tumbuh. Buku biografi banyak ditulis dengan berbagai kepentingan, yang kesemuanya itu memberikan manfaat bagi tokoh dan penulisnya.

Ada buku biografi yang ditulis untuk menjadikan tokohnya lebih dikenal oleh masyarakat umum. Dimana dengan adanya buku seperti ini masyarakat akan lebih mengenal sosok sang tokoh setelah membeca bukunya. Buku yang biasanya berbentuk autobiografi ini bercerita panjang lebar mulai sang tokoh lahir, masa kecil, remaja hingga ia menjadi sosok dewasa yang sukses saat ini.

Ada juga buku biografi yang tujuan penulisannya adalah untuk memberikan pelajaran moral bagi masyarakat dari berbagai kisah hidup yang dijalani oleh tokohnya. Cara penulisan buku kisah hidup seperti ini bisa berupa buku autobiografi maupun memoar sang tokoh. Dalam bentuk autobiografi dipilih jika sang tokoh ingin memberikan kisah hidupnya secarta utuh mulai ia lahir hingga saat ini. Atau dalam bentuk memoar dipakai jika ia ingin memberikan pengalamannya serlama beberapa tahun saja.

Karena itu Tips Menjadi Penulis Biografi di Indonesia adalah salahsatunya Anda harus paham bagaimana buku kisah hidup ini akan ditulis sesuai keinginan sang tokoh. Memang adakalanya sang tokoh memberikan kebebasan kepada Anda untuk menulis kisah hidupnya dalam bentuk apapun (autobiografi atau memoar), namun tidak jarang dari mereka juga ada yang menentukan  bagaimana seharusnya kisah hidup mereka dibukukan.

Karena itu alangkah baikanya jika sebelum proses penulisan biografi dimulai Anda menanyakan terlebih dahulu bagaimana keinginan sang tokoh mengenai kisah pada dirinya ditulis; apakah ia ingin ditulis dalam bentuk autobiografi atau memoar.

Tanyakan juga pada mereka ingin ditulis sebagai apa. Ini karena tidak menutup kemungkinan seorang tokoh menjalani banyak profesi dalam hidupnya. Jadi dengan menanyakan kepada mereka “ingin ditulis sebagai apa” setidaknya kita tahu porsi apa dalam hidupnya yang harus banyak ditulis.

Tulislah kisah hidup tokoh tersebut dengan cara yang menarik, sehingga mampu memberi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia yang membacanya. Dengan cara ini Anda dan tokoh yang ditulis setidaknya telah memberikan inspirasi bagi Indonesia. Itulah Tips Menjadi Penulis Biografi di Indonesia.

 

Penulis: Iwan wahyudi

Penulis Biografi di Jabodetabek

Pembahasan kita kali ini adalah tentang Penulis Biografi di Jabodetabek. Pembahasan ini sangat penting bagi Anda yang membutuhkan jasa penulisan buku kisah hidup; biografi, autobiografi, memoar maupun novel biografi. Khususnya Anda yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Mengapa penulis biografi seharusnya dilakukan oleh penulis yang juga berdomisili di daerah yang berdekatan? Tentunya supaya proses penulisan bisa dilakukan dengan mudah. Sudah kita ketahui bersama bahwa penulisan buku biografi membutuhkan waktu tatap muka antara penulis dan tokoh yang ditulis cukup lama, dibanding untuk menulis buku dengan genre lainnya.

Menulis biografi ini bagaikan kita menceritakan kembali perjalanan hidup tokoh ssesuai kurun waktu yang akan ditulis. jika tokoh ingin menulis autobiografi, maka kurun waktunya adalah sejak ia lahir hingga saat ini. Jika tokoh ingin menulis memoar, maka rentang waktunya sesuai kurun waktu ia menjabat sesuatu. Atau jika keluarganya ingin menulis menjadi buku biografi, maka penulis harus bisa merangkum kisah hidup tokoh yang ditulisnya itu mulai ia lahir hingga ia meninggal.

Jadi dengan adanya rentang waktu kisah hidup yang cukup panjang ini hendaknya bisa didapatkan data penulisan, yang umumnya didapatkan dari wawancara. Tentunya secara terjadwal dan sistematis.

Intensitas pertemuan antara penulis dengan tokoh atau narasumber menjadi faktor penentu dalam penulisan biografi. Semakin sering pertemuan keduanya maka semakin banyak data yang bisa didapatkan. Dengan banyaknya data ini maka penulis bisa memilah mana yang layak untuk ditulis atau tidak. Berbeda jika pertemuan antara keduanya sangat jarang karena terkendala jarak antara penulis dan tokoh yang ditulis/ narasumber yang jauh, hal ini tentu sangat akan menyulitkan dalam pengumpulan data.

Memilih Penulis Biografi di Jabodetabek bagi Anda yang juga berdomisili di Jabodetabek, tentunya bisa menekan biaya penulisan, terutama untuk transportasi dan akomodasi penulis. Tidak masalah jika Anda tidak mempermasalahkan besarnya biaya untuk penulisan biografi Anda, tapi untuk efisiensi dan intensitas wawancara, sekali lagi saya menyarankan Anda untuk menggunakan jasa penulisan yang jaraknya berdekatan dengan Anda.

Menulis biografi sejatinya bukan hanya mengumpulkan data dari tokoh atau narasumber yang berupa buku bacaan atau catatan. Tapi lebih dari itu data untuk penulisan biografi sebaiknya banyak didapatkan dari hasil wawancara. Karena dengan wawancara ini akan terbangun emosi antara keduanya. Tidak aneh jika kadang penulis biografi mendengarkan cerita dari tokoh seperti ia mendengarkan cerita dari orangtua. Setiap kata, gaya tubuh dan perasaan yang ada pada tokoh atau narasumber ditangkapnya dengan baik dan nantinya ia tuangkan dalam bentuk tulisan yang mencerahkan pembacanya. Dan ini tentu bisa dilakukan dengan adanya intensitas pertemuan yang cukup banyak antara keduanya. Ok, ssekian pembahasan kita kali ini tentang Penulis Biografi di Jabodetabek.

 

Biaya Jasa Penulisan Buku Iwan Wahyudi Centre

Pembahasan kita kali ini adalah tentang Biaya Jasa Penulisan Buku Iwan Wahyudi Centre. Pembahasan ini sangat penting bagi Anda yang membutuhkan jasa penulisan buku yang Anda perlukan.

Mengenai pendapat sebagian calon klien yang beranggapan bahwa jasa penulisan kami mahal, kami jelaskan bahwa jasa yang kami tawarkan adalah tarif standar. Karena kami yakin ada jasa penulisan yang lain yang memasang tarif lebih mahal dengan kualitas yang sama.

Kami, para penulis memberikan tarif yang sepadan dengan apa yang kami lakukan demi mewujudkan hasil tulisan yang berkualitas; mudah dipahami dan berguna bagi banyak orang. Beberapa proses yang dilakukan seorang penulis untuk menghasilkan sebuah tulisan yang berkualitas adalah sebagai berikut:

  1. Mengumpulkan data (memilahnya diantara banyaknya data, hanya mengambil yang penting)
  2. Melakukan riset data (dari data yang terkumpul dikelompok-kelompokkan lagi untuk membentuk suatu tulisan dan bahan pertanyaan dalam wawancara)
  3. Melakukan wawancara (dalam satu penulisan buku ada beberapa wawancara, dimana setiap wawancara harus disiapkan terlebih dahulu bahan pertanyaan yang akurat. Bahan pertanyaan ini harus berkesinambungan, efektif, tidak boleh ada pengulangan kecuali pendalaman. Semua ini dilakukan untuk menghemat waktu)
  4. Melakukan rewriting. Tidak cukup hanya mengumpulkan bahan tulisan dari bahan tertulis dan wawancara, penulis juga harus menulis ulang supaya bahan yang sudah ada bisa menjadi tulisan yang mudah dipahami oleh pembaca.
  5. Melakukan editing ( proof reading, editing naskah). Hasil tulisan yang telah olahan penulis diserahkan kepada klien. Jika klien berkenan, tulisan dilanjutkan. Jika kurang berkenan tulisan di revisi bahkan ditulis ulang kembali. Tidak jarang kadang pernyataan klien saat wawancara dan saat tulisan berbeda. Hal ini yang membuat proses revisi bisa terjadi berulang kali.
  6. Proses ini dilakukan berulang-ulang hingga proses penulisan buku selesai.

Untuk pewajahan (pembuatan lay out dan kover) dan cetak buku kami memberikan beberapa usulan, tapi tetap pada akhirnya klien yang menentukan yang sesuai dengan hatinya. Begitu juga dengan proses cetak buku, usulan diberikan oleh tim kami, tapi klien yang memutuskan jumlah, ukuran dan bahan kertas yang dipilih. Dengan apa yang kami lakukan ini tidak sepenuhnya benar jika Biaya Jasa Penulisan Buku Iwan Wahyudi Centre mahal.

Sebagai informasi bagi Anda, saat jasa penulisan kami ada beberapa macam. Jasa co writer biayanya 25 juta. Biaya penulisan biografi dan ghost writer adalah 35 juta. Adapun biaya pewajahan dan cetak biayanya relatif sesuai permintaan klien. Biaya tersebut diluar transportasi dan akomodasi yang setiap daerah berbeda-beda. Biaya ini bisa berubah kapan saja sebagaimana biaya jasa profesional lainnya. Sekian pembahasan kita kali ini tentang Biaya Jasa Penulisan Buku Iwan Wahyudi Centre.

 

Jasa Penulisan Biografi Terbaik di Indonesia – Penulis Biografi – Penulis Autobiografi – Penulis Memoar – Penulis Novel Biografi – Penulis Buku Biografi – Penulis Buku Autobiografi – Penulis Buku Memoar – Penulis Buku Novel Biografi – Jasa Penerbitan Biografi – Jasa Pembuatan Biografi – Jasa Percetakan Biografi